Pencarian

Minggu, 22 Februari 2015

Penerimaan Calon Mahasiswa Baru Jurusan/Program Studi Pendidikan Teknologi Informasi STKIP PGRI Banjarmasin




Brosur Selengkapnya dapat diakses >>>Disini<<<

Manusia dan Peradaban

1     Pengertian Adab dan Peradaban

     Istilah peradaban dalam bahasa Inggris disebut Civilization. Istilah peradaban
sering dipakai untuk menunjukkan pendapat dan penilaian kita terhadap perkembangan
kebudayaan. Pada waktu perkembangan kebudayaan mencapai puncaknya berwujud unsur-unsur
budaya yang bersifat halus, indah, tinggi, sopan, luhur dan sebagainya, maka masyarakat
pemilik kebudayaan tersebut dikatakan telah memiliki peradaban yang tinggi.

     Dengan batasan-batasan pengertian di atas maka istilah peradaban sering dipakai
untuk hasil-hasil kebudayaan seperti: kesenian, ilmu pengetahuan dan teknologi,
adat sopan santun serta pergaulan. Selain itu juga kepandaian menulis, organisasi
bernegara serta masyarakat kota yang maju dan kompleks.

2     Hakikat Peradaban Manusia

     Hakikat peradaban bisa dimulai dengan definisi “peradaban” itu sendiri. Peradaban
mengambil dari kata civilitation yang berarti nilai hidup satu kelompok atau bangsa dalam
 merespons tantangan masa yang dihadapinya dalam era tertentu (Oxport Dictionary English
oleh Hassan Shadily: 2003). Peradaban adalah suatu istilah yang digunakan untuk menyebut
bagian-bagian atau unsur-unsur suatu kebudayaan yang dianggap halus, maju, dan indah.
Dalam definisi peradaban juga mengandung adanya perkembangan pengetahuan dan kecakapan,
sehingga orang memungkinkan memiliki tabiat “beradab”. Salah satu cirri manusia beradab
adalah mampu mengendalikan diri, yakni menyangkut sopan santun, budi bahasa, dan kebudayaan
suatu bangsa. Peradaban juga sering merujuk pada kemajuan ekonomi, teknologi, dan politik.

     Ada tiga inti peradaban, yakni nilai, kelompok tertentu, dan tantangan zaman.
Dengan demikian,penegakan satu peradaban tergantung pada kelompok dengan niali
yang dianutnya, serta tantangan zamannya.

     Peradaban adalah sebuah entitas terluas dari budaya, yang teridentifikasi melalui
unsur-unsur objektif umum,seperti bahasa, sejarah, agama, kebiasaan, institusi,
maupun melalui identifikasi diri yang subjektif.

     Peradaban selalui mengalami pasang surut. Terkadang peradaban berkembang dengan pesat,
tetapi kadang juga dapat hilang ditelan bumi dan terkubur di dalam pasir-pasir masa,
tak lagi relevan dengan kehidupan manusia.

     Suatu budaya senantiasa tidak lepas dari kemanusiaan dan adanya penerimaan secara umum
terhadap nilai-nilai, keyakinan-keyakinan, orientasi-orientasi, perilaku-perilaku, dan
institusi-institusi oleh umat manusia di seluruh dunia. Kondisi tersebut terjadi pada
masyarakat modern yang melahirkan proses globalisasi. Dalam alam yang canggih suatu kebudayaan
dapat diserap dan mendunia jika memiliki perangkatnya, yaitu transportasi dan komunikasi.
Oleh karena itu negara maju cenderung mampu memprakarsai “peradaban masyarakat dunia”
karena mempunyai akses yang besar dalam perangkat tersebut yang mampu membentuk opini dunia.

3      Manusia sebagai Makhluk Beradab dan Masyarakat Adab

    Asal usul kehidupan manusia ada tiga alternatif, yaitu melalui konsep penciptaan,
transformasi, dan/atau evolusi biologi. Beberapa definisi yang umum tentang evolusi
biologi antara lain evolusi pada makhluk hidup adalah perubahan-perubahan yang dialami
makhluk hidup secara perlahan dalam kurun waktu yang lama dan diturunkan, sehingga lama
kelamaan dapat terbentuk spesies baru.

    Atau evolusi dapat diartikan perubahan frekuensi gen pada populasi dari masa ke masa
atau perubahan karakter adaptif pada populasi dari masa ke masa.

    Dari berbagai teori evolusi yang diusulkan, ternyata Teori Darwin yang paling sering
dijadikan rujukan pokok. Darwin (1858) mengajukan teori pokok yaitu spesies yang hidup
sekarang berasal dari spesies-spesies sebelumnya dan evolusi terjadi melalui seleksi alam.
Seleksi alam adalah “process of preserving in nature favorable variations and ultimately
eliminating those that are injurious”

    Dalam perkembangannya Teori Darwin banyak mendapat tantangan (terutama dari golongan agama,
dan yang menganut paham teori penciptaan-Universal Creation), dukungan dari penaganut Darwin
(Yoseph Hooker dan Thomas Henry Huxley), dan pengayaan-pengayaan dari banyak ahli (Morgan, Fisher,
 Dobzhansky, Goldschimdt, dan Mayr). Jadi, teori sendiri juga berevolusi sehingga teori evolusi
biologis yang sekarang kita kenal dengan label “Neo-Darwinian” dan “Modern Sintesis”, bukanlah
murni seperti yang diusulkan oleh Darwin. Dalam perkembangan ilmu biologi, seleksi alam tidak lagi
menjadi satu-satunya penyebab evolusi, melainkan ada tambahan faktor-faktor lain, yaitu mutasi gen,
aliran gen, dan genetic drift.

Secara singkat, proses evolusi oleh seleksi alam (Neo-Darwinian) terjai karena adanya:

1.    Perubahan frekuensi gen dari satu generasi ke generasi berikutnya
2.    Perubahan genotif yang terakumulasi seiring berjalannya waktu
3.    Produksi varian baru melalui materi genetik yang diturunkan (DNA/RNA)
4.    Kompetisi antar individu karena keberadaan besaran individu melebihi sumber daya lingkungan yang tidak cukup menyokong
5.    Generai berikutnya mewarisi “kombinasi gen yang sukses” dari individu fertile (dan beruntung)  yang masih dapat bertahan hidup dari kompetisi.

Rabu, 04 Februari 2015

PEMBELAJARAN BERBASIS WEB



  1.   Konsep pembelajaran berbasis web

     Pembelajaran berbasis web merupakan suatu kegiatan pembelajaran yang memanfaatkan media situs yang bisa di akses melalui jaringan internet yang merupakan salah satu jenis penerapan dari pembelajaran elektronik ( e learning)
E learning memiliki karakteristik-karkteristik sbb
  • Interactivity ( interaktivitas )
  • Independency ( kemandirian )
  • Accessibility ( aksesibilitas )
  •  Enrichmen ( pengayaan )

   2. Fungsi dan manfaat pembelajaran berbasis web

 
          Manfaat
Bila  dirancang dengan baik dan tepat,maka pembelajaran berbasis web bisa menjadi pembelajaran yang menyenangkan,menyebabkan peserta didik mengingat lebih banyak meteri pembelajaran dan mengurangi biaya operasional
          Kelemahan
Kurangnya interaksi langsung antara siswa dan guru yang disebabkan oleh banyak faktor teknis


 

   3. Prinsip prinsip pembelajaran berbasis web


        
                  a.      Interaksi
                         interaksi adalah kapasitas komunikasi dengan orang lain yang tertarik pada     topik   
                         yang sama atau menggunakan pembelajaran berbasis web yang sama
                  b.      Ketergunaan
                         Ketergunaan yang dimaksud adalah bagaiman siswa mudah menggunakan web,          
                        dimana pengembangan pembelajaran berbasis web ini menciptakn lingkungan belajar 
                        yang konsisten dansederhana,
                  c.       Relevansi
                         Relevansi didapat melalui ketepatan dan kemudahan.setiap informasi dalam web 
                         hendaknya dibuat sangat spesifik untuk meningkatkan pemahaman pembelajar dan
                         menghindari bias

 4. jenis pemanfaatan internet
 
Pembelajaran berbasis web

      Sebagaimana sebutannya, bahan ajar berbasis web adalah bahan ajar yang disiapkan, dijalankan, dan dimanfaatkan dengan media web. Bahan ajar sering juga disebut bahan ajar berbasis internet atau bahan ajar on line. Terdapat tiga karakteristik utama yang merupakan potensi besar bahan ajar berbasis web, yakni: (1) menyajikan multimedia, (2) menyimpan,mengolah, dan menyajikan infromasi.


      Karena sifatnya yang online, maka bahan ajar berbasis web mempunyai karakteristik khusus sesuai dengan karakteristik web itu sendiri. Salah satu karakteristik yang paling menonjol adalah adanya fasilitas hyperlink. Hyperlink memungkinkan sesuatu subjek nge-link ke subjek lain tanpa ada batasan fisik dan geografis, selama subjek yang bersangkutan tersedia pada web. Dengan adanya fasilitas hyperlink maka sumber belajar menjadi sangat kaya. Search engine sangat membantu untuk mencari subjek yang dapat dijadikan link.

Interaksi tatap muka dan virtual

a.      Pemanfaatan e learning untuk pembelajaran
 

  •  E learning merupakan penyampaiaan informasi, komunikasi,pendidikan,pelatihan secara on line
  •  E learning menyediakan seperangkat alat yang dapt memperkaya nilai belajar secara konvensional
  • Kapasitas siswa amat bervariasi tergantung pada bentuk isi dan cara  penyampaiaan
 


  Teknologi pendukung e learning


Aplikasi Web Web merupakan salah satu tekonologi internet yang telah berkembang sejak lama dan yang paling umum dipakai dalam pelaksanaan pendidikan dan latihan jarak jauh (e-Learning).Secara umum aplikasi di internet terbagi menjadi 2 jenis, yaitu sebagai berikut:


1)      Synchronous System Aplikasi yang berjalan secara waktu nyata dimana seluruh pemakai bisa berkomunikasi pada waktu yang sama, contohnya: chatting dan Video Conference.

  2 Asynchronous System Aplikasi yang tidak bergantung pada waktu dimana seluruh pemakai bisa mengakses ke sistem dan melakukan komunikasi antar mereka disesuaikan dengan waktunya masing-masing, contohnya: BBS, e-mail, dsb 


               Dengan fasilitas jaringan yang dimiliki oleh berbagai pendidikan tinggi atau institusi di Indonesia baik intranet maupun internet, sebenarnya sudah sangat mungkin untuk diterapkannya sistem pendukung e-Learning berbasis Web dengan menggunakan sistem synchronous atau asynchronous, namun pada dasarnya kedua sistem diatas biasanya digabungkan untuk menghasilkan suatu sistem yang efektif karena masing-masing memiliki kelebihan dan kekurangannya.Dibeberapa negara yang sudah maju dengan kondisi infrastruktur jaringan kecepatan tinggi akan sangat memungkinkan penerapan teknologi multimedia secara waktu nyata seperti video conference untuk kepentingan aplikasi e-Learning, tetapi untuk kondisi umum di Indonesia dimana infrastruktur jaringannya masih relatif terbatas akan mengalami hambatan dan menjadi tidak efektif. Namun demikian walaupun tanpa teknologi multimedia tersebut, sebenarnya dengan kondisi jaringan internet yang ada sekarang di Indonesia sangat memungkinkan, terutama dengan menggunakan sistem asynchronous ataupun dengan menggunakan sistem synchronous seperti chatting yang disesuaikan dengan sistem pendukung pendidikan yang akan dikembangkan.

      Kelebihan dan kekurangan e learning
                  Manfaat

a.      Siswa dapat belajar atau mereview bahan perkuliahan setiap saat dan dimana saja kalau diperlukan mengingat bahan ajar tersimpan dikomputer
b.      Bila siswa memerlukan informasi tambhan yang berkaitan dengan bahan yang dipelajarinya, ia dapat melakukan akses di internet secara lebih mudah
c.       Berubahnya peran siswa dari yang biasanya pasif menjadi aktif dan lebih madiri
d.      Relatif lebih efisien,misanya bagi mereka yang tinggal jauh dari sekolah atau perguruan tinggi
                 Kekurangan
a.      Kurangnya interaksi antara guru dan siswa atau bahkan antar siswa itu sendiri
b.      Siswa yang tidak mempunyai motivasi belajar yang tinggi cenderung gagal
c.       Tidak semua tempat tersedia fasilitas internet at jaringan
d.      Kurangnya tenaga yang mengetahui dan memiliki ketrampilan mengoperasikan komputer